Pesan dari Berbagai Sumber

Kamis, 08 Januari 2026

Anak-anaku yang tercinta, Hari ini Aku memintamu sekali lagi untuk berdoa demi perdamaian, yang semakin terancam oleh orang-orang kuat di bumi ini

Pesan dari Bunda Maria kepada Angela di Zaro di Ischia, Italia pada 26 Desember 2025

Siang hari ini, Perempuan Suci Maria tiba dalam cahaya yang besar, hampir membutakan. Dia dikelilingi oleh banyak malaikat, besar dan kecil, menyanyikan sebuah melodi manis. Ibu berpakaian putih semuanya, bahkan selendang yang menutupinya juga putih, dan di pelukannya, dibungkus dalam selendang itu, Ia memegang bayi Yesus. Dia memeluknya dekat pada dadanya. Yesus mengeluarkan suara kecil dan Ibu menyentuh kepala-Nya dengan pipi dan tersenyum kepadanya. Di sebelah kanan Perempuan Suci Maria ada sebuah tempat tidur, dan di satu sisi tempat tidur itu ada kain putih yang lipat kecil. Semua dikelilingi oleh cahaya besar dan banyak damai.

SEGALA PUJI BAGI YESUS KRISTUS.

Anak-anaku, disini Aku lagi sekali untuk menyambutmu dan berdoa bersama kamu. Anak-anaku, hari ini Aku di sini dengan Yesus-Ku dan Yesus-mu. Dia adalah cahaya dunia, Dia adalah Raja para raja. Jangan mencari Yesus dalam hal-hal dunia yang menjanjikan harapan palsu kepada kamu, tetapi percayakan diri pada-Nya tanpa tunda lagi. Anak-anaku, cari Yesus dalam Firman, cari Yesus dalam Eukaristi.

Anak-anaku, ketika merasa sendirian dan hilang arah, berlindunglah di depan Tabernakel dan disana kamu akan menemukan perdamaian yang sebenarnya, perdamaian yang hanya Yesus dapat berikan kepada kamu.

Pada titik ini, Ibu meletakkan bayi Yesus dalam tempat tidur dan menutupinya dengan kain putih yang ada di tempat tidur itu.

Perempuan Suci Maria berkata kepadaku, “Putri, mari kita menyembah dalam diam.” Ibu berlutut, dan tempat tidur terisi oleh cahaya yang membutakan, dan malaikat mengelilingi tempat tidur dan Bunda Kami. Aku berdoa dengan diam untuk semua orang yang merekomendasikan diri mereka kepada doaku dan untuk niat-niat pribadi ku.

Seperti saja aku selesai berdoa, aku melihat suatu penglihatan. Aku melihat gambar-gambar berganti dengan cepat seperti film yang diputar dalam kecepatan tinggi. Aku mulai melihat penderitaan Yesus. Semuanya dimulai dari penyiksaan Yesus. Kemudian, mantel berwarna merah tua diletakkan di bahu Yesus dan mahkota duri sangat panjang ditempeli pada kepalanya.

Yesus kemudian dibawa ke Gunung Golgotha dengan salib di pundaknya dan jatuh tiga kali sepanjang perjalanan itu. Pada saat pertama jatuh, Yesus bertemu dengan Ibunya dan pertukaran pandangan mereka sangat manis tetapi menyentuh hati. Ada keramaian besar orang-orang sekitar Dia, namun Yesus tetap diam.

Terdapat banyak prajurit Romawi dan imam-imam utama bersama dengan kerumunan orang yang mengolok-olokkan, menghina-Nya, dan masih banyak lagi. Tubuh Yesus penuh darah; kulitnya yang terbelah tampak seperti akan lepas dari tubuh-Nya. Darah-Nya basahi tanah. Wajah-Nya menjadi tidak mengenali.

Ketika Yesus tiba di Gunung Golgotha, mereka melepaskan baju dalamnya dan menyalibkan Dia. Seperti saja Yesus mati, aku melihat langit berubah warna, kemudian angin besar bangkit dan segera menjadi gelap. Setelah adegan itu, aku melihat Bunda berada di kaki Salib, lalu aku langsung melihat kubur. Aku melihat cahaya yang sangat terang keluar dari dalam kubur. Di tanah, aku melihat sesuatu yang tampak seperti lembaran-kain, sementara kafan dilipat ke satu sisi.

Saat aku melihat kafan itu, aku segera menemukan diri ku di depan Bunda Kami dan tempat tidur bayi dimana Bayi Yesus berbaring, tertutup oleh kain putih kecil tersebut.

Pada titik ini, Ibuku melanjutkan pesan-Nya. Anak-anaku yang tercinta, hari ini aku memohon kepada kalian sekali lagi untuk berdoa demi perdamaian, yang semakin terancam oleh orang-orang kuat di bumi ini.

Anak-anak, perdamaian adalah karunia dari Tuhan. Bentuk kelompok doa dan berdoalah dengan tekun. Manusia semakin percaya bahwa ia dapat hidup tanpa Tuhan dan semakin ingin menggantikan Tuhan. Saya mohon kepada kalian, anak-anak, jadilah rendah hati dan sederhana, karena kerajaan Allah milik orang-orang yang rendah hati.

Akhirnya, Perempuan Suci Maria memberkati semua orang. Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Sumber: ➥ MadonnaDiZaro.org

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya